Pada tanggal 31 Agustus 2018, Fakultas Pendidikan Bahasa telah melangsungkan Pembekalan Calon Wisudawan/ti Periode I TA 2018-2019. Acara pembekalan tersebut berjalan lancar dengan dihadiri 66 calon wisudawan/ti FPB. Fakultas Pendidikan Bahasa mengundang 2 narasumber untuk membagikan ilmu serta pengalamannya mengenai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dan hal-hal yang perlu dipersiapkan para calon wisudawan untuk dapat bekerja di luar negeri. Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat membantu para calon wisudawan dalam menambah wawasan tentang dunia kerja serta memperkuat pemahaman Al-Islam.

Pembekalan yang diadakan di ruang amphiteater Gedung KH Ibrahim ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan kalam illahi, selanjutnya pemberian sambutan oleh Wakil Dekan Bidang Sumberdaya dan Kemahasiswaan FPB, yakni Bapak Nanang Joko Purwanto, M.Pd.I, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa

Agenda yang dilalui selanjutnya yaitu pemberian materi pembekalan oleh 2 narasumber. Dalam sesi pertama Bapak Dedi Suryadi Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Publikasi berkesempatan membagikan pengalamannya bekerja diluar negeri yakni Jepang kepada para calon wisudawan/ti FPB. Dalam kesempatan ini beliau memaparkan setidaknya ada beberapa hal yang harus dikuasai oleh calon wisudawan/ti sebelum terjun kedunia kerja khususnya di luar negeri yaitu: Hard skill, pengetahuan akan budaya, adat, dan bahasa, motivasi diri, serta beberapa kecerdasan yang meliputi kecerdasan ekonomi, spiritual, moral, dan sosial. Setelahnya beliau menutup pembekalan pertama dengan memberi pesan agar para wisudawan/ti tidak bangga dan puas dengan kebesaran masa lalu karena semakin tinggi prestasi kita semakin tinggi pulalah tuntutan hidup kita. Selain itu apabila kita terlalu puas dengan pencapaian yang kita raih, maka disaat itu juga orang-orang sekitar kita akan mulai mengejar kita.

Setelah acara sesi pertama berakhir, acara ini dilanjutkan dengan pembekelan sesi kedua yang diisi oleh Moch. Muhajir, M.A mengenai penerapan ilmu kemuhammadiyahan dan AIK yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-sunnah dalam kehidupan sehari-hari diantaranya yaitu dalam kehidupan pribadi, aktifitas keluarga, dan dalam dunia kerja. Terakhir beliau berpesan agar menjadi alumni yang berpola piker sesuai dengan pedoman hidup.