Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional bagi orang di seluruh dunia. Tentunya hal ini tidak awam lagi bagi seseorang untuk bisa menjelajah di negara manapun. “Apalagi, Bahasa Inggris yang notabene sebagai Lingua Franca bukanlah lagi milik orang Amerika, Inggris, Kanada maupun Australia. Namun, Bahasa Inggris milik semua orang yang ingin mempelajari Bahasa Inggris.” Tutur Professor Ying-Huei Chen Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Sosial Asia University Taiwan pada Kuliah Umum yang diadakan pada Jumat (15/12) di Gedung K.H Ibrahim Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kuliah Umum tersebut bertajuk “What Should We Learn in Faculty of Language Education” yang di moderatori langsung oleh Dr. Suryanto selaku Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB) UMY. Acara tersebut di hadiri juga oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Publikasi Dedi Suryadi, M.Ed., Ph.D, Wakil Dekan Bidang Sumberdaya dan Kemahasiswaan Nanang Joko Purwanto, S.S., M.Pd.I serta dihadiri oleh para Dosen dan mahasiswa Fakultas Pendidikan Bahasa.

Dalam kesempatan tersebut, Professor Chen  menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa  Fakultas Pendidikan Bahasa harus bisa mencari peluang ke negara lain. Hal ini dilakukan untuk membentuk titik-titik koneksi untuk menghubungkan dari satu negara ke negara lain yang tentunya akan membuka pikiran dan menambah wawasan kita.

Professor Chen juga menceritakan kisah dari The Little Prince. Kisah tersebut menceritakan tentang The Little Prince yang lebih menyukai sesuatu hal yang bisa diimajinasikan daripada sesuatu hal yang sudah tampak benda nyatanya. Hal ini mempunyai arti bahwa “setiap orang harus mempunyai dunia imajinasi, yang nantinya akan direalisasikan dikemudian hari. Jangan hanya menunggu apa yang sudah nampak nyata, baru kita memberikan action.” tuturnya.

Selanjutnya, Professor Chen  berpesan kepada mahasiswa agar terus mempunyai imajinasi, mempunyai inovasi dalam berbagai hal dan yang paling penting yaitu kreatifitas dalam berbagai bidang untuk menunjang kemampuan belajar di Fakultas Pendidikan Bahasa.